Arsip Universitas Gelar Bimtek dan Workshop Pemenuhan Instrumen Pengawasan Kearsipan Internal Tahun 2026 UPI Kampus Di Sumedang

SUMEDANG 20 Mei 2026 – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui Arsip Universitas menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Workshop Pemenuhan Instrumen Pengawasan Kearsipan Internal Tahun 2026 bagi seluruh unit kerja di lingkungan UPI Kampus Daerah Sumedang. Kegiatan ini merupakan salah satu langkah strategis dalam meningkatkan mutu tata kelola administrasi dan kearsipan secara berkelanjutan di lingkungan kampus.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur UPI Kampus Sumedang, Prof. Dr. Indra Safari, M.Pd., Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Sumber Daya (Wadir II), Dr. Maulana, M.Pd., Kepala Seksi Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan (Binwas), Asep Mulyana, S.AP., M.Pd., serta para ketua program studi, sekretaris program studi, staf, dan tim pengelola arsip dari setiap unit kerja.

Dalam sambutannya, Dr. Maulana, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat kualitas pengelolaan arsip di lingkungan kampus. Beliau menyinggung capaian peringkat kearsipan UPI Kampus Sumedang yang sebelumnya berada di posisi kedelapan di antara unit-unit UPI lainnya. Dengan suasana santai, beliau berharap capaian tersebut dapat terus meningkat hingga mampu masuk ke posisi tiga besar. Menurutnya, partisipasi aktif seluruh peserta sangat dibutuhkan agar hasil bimtek dapat diterapkan secara nyata dalam aktivitas kerja sehari-hari.

Sementara itu, Direktur UPI Kampus Sumedang, Prof. Dr. Indra Safari, M.Pd., menegaskan bahwa arsip bukan sekadar dokumen administrasi, melainkan bukti autentik dari seluruh kinerja institusi. Beliau menjelaskan bahwa kualitas pengelolaan arsip memiliki pengaruh besar terhadap proses akreditasi maupun audit mutu internal dan eksternal. “Jika arsip kita lemah, maka potret kinerja terbaik yang kita lakukan pun tidak akan dapat diakui secara optimal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof. Indra Safari menekankan tiga poin utama dalam penguatan tata kelola kearsipan di UPI Kampus Sumedang, yaitu pentingnya sinergi antarunit, optimalisasi digitalisasi arsip, serta konsistensi penerapan hasil bimtek dalam standar operasional kerja harian. Menurutnya, pengelolaan arsip harus menjadi tanggung jawab bersama mulai dari tingkat program studi hingga pimpinan kampus. Selain itu, digitalisasi arsip juga perlu dioptimalkan guna mempermudah proses pencarian, penyimpanan, dan pengamanan dokumen penting kampus.

Pada sesi pemaparan materi, Kepala Seksi Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan (Binwas), Asep Mulyana, S.AP., M.Pd., menjelaskan bahwa pengawasan kearsipan merupakan amanat undang-undang yang wajib dilaksanakan oleh seluruh lembaga, termasuk perguruan tinggi. Ia menegaskan bahwa pengawasan kearsipan tidak boleh dipandang sebagai beban administratif semata, melainkan bagian penting dari budaya kerja yang akuntabel dan profesional.

Kegiatan Bimtek dan Workshop kemudian dilanjutkan dengan sesi teknis tata cara pembuatan surat dinas melalui aplikasi Sinergi yang dipandu langsung oleh Adhiyana Suryaning Putri ,A.Md.bersama tim teknis kearsipan. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi diskusi dan praktik yang diberikan. Melalui kegiatan ini, UPI Kampus Sumedang diharapkan mampu membangun budaya tertib arsip yang lebih kuat, meningkatkan kualitas pelayanan administrasi, serta mendukung terwujudnya tata kelola kampus yang unggul dan profesional.(AT)

Kembali