Arsip Universitas Melaksakan Kegiatan Bimbingan Teknis Pencegahan Bahaya Kebakaran Dan Penanggunggulangan Bencana Alam

Arsip Universitas bekerja sama dengan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Alam Kota Bandung mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pencegahan Bencana Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Alam. Tujuan dari Bimtek ini untuk memberikan pengetahuan dan kemampuan dasar pimpinan, arsiparis dan staf Arsip Univeristas tentang bagaimana bagaimana cara mencegah jika terjadi kebakaran dan melakukan mitigasi bencana, mengingat Universitas Pendidikan Indonesia saat ini memiliki gedung perkuliahan dan perkantoran rata-rata 6 lantai yang difasilitasi dengan peralatan modern dengan sumber tenaga penggeraknya aliran listrik.

Oleh karena itu pengetahuan dasar sangat diperlukan baik oleh pimpinan Arsip Univeristas, Arsiparis dan para staf di lingkungan Arsip Universitas. Di samping itu, tujuan bimtek ini adalah sebagai salah satu pemenuhan kekurangan dari hasil pengawasan eksternal kearsipan yang dilaksanakana oleh ANRI terhadap Arsip Universitas pada tahun 2022 lalu agar Arsip Univeristas dapat melaksanakan perencanaan dalam menghadapi bencana (disaster planning).

Bimtek dibuka oleh Kepala Arsip Universitas, Dr. Budi Santoso, M.Si. Dalam sambutannya Kepala Arsip Universitas menyampaikan bahwa “bercermin dari sering terjadinya kebakaran di kota Bandung dan bencana alam yang menimpa sebagian wilayah di Indonesia, maka Arsip Universitas sebagai Lembaga Kearsipan Perguruan Tinggi di Universitas Pendidikan Indonesia yang memiliki tugas melakukan pembinaan pengelolaan arsip dinamis dan pengelolaan arsip statis, berinisiatif menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pencegahan Bencana Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Alam yang bekerja sama dengan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Pemerintah Kota Bandung. Karena Arsip Universitas memiliki kewajiban melaksanakan penyelamatan arsip yang diciptakan dari berbagai unit kerja, maka Arsip Universitas mengadakan kegiatan ini. Penyelamatan arsip bukan saja dalam hal penataan dan pemeliharaannya namun dari sisi perlindungan dari bencana baik pra maupun pasca bencana sebagaimana diatur Peraturan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2015 tentang Perlindungan dan Penyelamatan Arsip dari Bencana. Perlindungan terhadap arsip dari bencana perlu dilakukan karena arsip khususnya arsip statis memiliki nilai guna 1. evidential ( bukti kesejarahan/keberadaan organisasi) dan kebangsaan, 2. Informasional, dan 3. Intrinsic yaitu arsip yang memiliki keunikan ataupun kelangkaan yang melekat pada isi, struktur, konteks, dan karakter arsip, seperti usia arsip, isi, pemakaian kata-kata, seputar penciptanya, tanda tangan, dan cap/stempel yang melekat yang digunakan untuk kepentingan negara, pemerintahan, pendidikan, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan dari Kepala Seksi Pembinaan dan Penyuluhan, Iwa Kartiwa, S. IP., M. M., beliau menjelaskan bahwa tugas utama yang dilakukan oleh Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Alam yaitu dalam Pencegahan (mencegah), Penanggulangan Kebakaran dan Bencana dan Penyelamatan (menyelamatkan). Beliau juga menjelaskan bagaimana prosedur tetap apabila terjadi kebakaran dimulai dari adanya laporan sampai dengan padamnya api disuatu kejadian. Tidak hanya menjelaskan apabila terjadi kebakaran besar saja namun diajarkan juga bagaimana cara penanganan yang dilakukan apabila terjadi kebakaran dari mulai hai kecil yang sering terjadi di sekitar rumah, seperti kebocoran gas lpg di rumah, dll.

Selesai pemaparan dari Kasi Pembinaan dan Penyuluhan, kegiatan dilanjutkan pemaparan materi dari Ibu Citra Herlani, S. Pd., M. Pd., selaku Penyuluh pada Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung. Beliau memaparkan terkait bagaimana mencegah api supaya tidak membesar dengan menjelaskan teori api, beliau menjelaskan api bisa mati apabila sumber apinya itu dapat kita hentikan. Tidak hanya menjelaskan materi, beliau juga mempraktekkan bagaimana kita sebagai orang yang awam untuk bisa berani dan bersikap tenang dalam memadamkan sumber api.

Terakhir pematerian dilanjutkan oleh Pa Dini, S.A.P., beliau langsung mempraktekkan bagaimana cara supaya kita bisa mengoperasikan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) yang biasa ada di sekitar kita dari mulai cara membuka kunci alat tersebut sampai bisa untuk menghentikan api.


#UPI

#UniversitasPendidikanIndonesia

#ArsipUniversitas

#ArsipTertataUPITerjaga



(FR)

Kembali