Arsip Universitas UPI Evaluasi Hasil Pembinaan Kearsipan di Kampus UPI Tasikmalaya
Tasikmalaya, 5 Agustus 2026 — Arsip Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui Seksi Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Hasil Pembinaan Kearsipan di Kampus UPI di Tasikmalaya*, Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan Internal UPI Tahun 2026 dalam rangka memperkuat kinerja pengelolaan arsip di lingkungan Kampus Daerah.
Kegiatan dibuka oleh Dr. Syti Sarah Maesaroh, S.P., M.M., Wakil Direktur Bidang Sumber Daya dan Kemitraan Kampus UPI Tasikmalaya, serta mendapat arahan dari Prof. Dr. Heri Yusuf Muslihin, S.Pd., M.Pd., Direktur Kampus UPI Tasikmalaya.
Dalam arahannya, pimpinan Kampus UPI Tasikmalaya menekankan pentingnya evaluasi dan perbaikan pengelolaan arsip secara berkelanjutan. Kearsipan tidak hanya berkaitan dengan penyimpanan dokumen, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung tertib administrasi, ketersediaan informasi, serta akuntabilitas pelaksanaan tugas dan fungsi unit kerja.
Monitoring dan evaluasi dilakukan untuk melihat perkembangan hasil pembinaan kearsipan yang telah dilaksanakan sebelumnya. Tim Arsip Universitas melakukan identifikasi terhadap kondisi pengelolaan dan penyimpanan arsip pada Unit Kearsipan II (UK II) maupun Unit Pengolah (UP) di lingkungan Kampus UPI Tasikmalaya.
Proses tersebut mencakup peninjauan terhadap kondisi penyimpanan arsip, mekanisme pengelolaan arsip, serta kesiapan unit kerja dalam memenuhi ketentuan dan instrumen pengawasan kearsipan. Hasil monitoring menjadi bahan untuk memetakan aspek yang telah berjalan dengan baik sekaligus mengidentifikasi bagian yang masih membutuhkan penguatan.
Asep Mulyana, S.A.P., M.Pd., Kepala Seksi Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan, memberikan penguatan mengenai pentingnya pengelolaan arsip yang tertib, autentik, akuntabel, dan mudah ditemukan kembali. Menurutnya, pembinaan kearsipan perlu ditempatkan sebagai proses perbaikan kinerja yang dilakukan secara berkelanjutan, bukan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan penilaian.
Kegiatan juga diisi dengan pendampingan teknis oleh Adhiyana Suryaning Putri, A.Md., Instruktur Kearsipan, khususnya dalam memahami instrumen, menyiapkan dokumen pendukung, serta memastikan kelengkapan dan kesesuaian bukti yang diperlukan.
Melalui monitoring dan evaluasi ini, setiap unit kerja di Kampus UPI Tasikmalaya memperoleh gambaran mengenai kondisi penyelenggaraan kearsipan sekaligus langkah perbaikan yang perlu dilakukan sebagai persiapan memasuki tahapan pengawasan kearsipan internal Tahun 2026.
Pelaksanaan pembinaan tersebut sejalan dengan sistem pembinaan dan pengawasan kearsipan UPI melalui Sibinwasartas, yang menyediakan berbagai perangkat pendukung, mulai dari jadwal kegiatan, matriks pemenuhan instrumen, data dukung Unit Pengolah dan Unit Kearsipan II, hingga format dan contoh dokumen kearsipan.
Dengan semangat “Arsip Tertata, UPI Terjaga”, Arsip Universitas UPI terus mendorong setiap unit kerja untuk menjadikan hasil pembinaan sebagai dasar perbaikan kinerja pengelolaan arsip secara konsisten dan berkelanjutan.
Kembali