Belajar dari Kisah Hidup Prof. Dr. Dadang Sunendar, M. Hum, (Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kemahasiswaan, Kemitraan, dan Usaha Periode 2010 s.d 2015)
Pada kesempatan kali ini Arsip Universitas dipimpin oleh Dr. Yudi Kusumah, M.Pd sebagai Kepala Seksi Pengelolaan dan Pelestarian Arsip menyambangi kantor Ketua Dewan Guru Besar di Lantai 2 Gedung University Center UPI Bandung, bersama tim yang terdiri dari Agun Gunawan, S.T sebagai arsiparis sekaligus pewawancara, Mega Rahmawati, S.Pd. sebagai Pranata Kearsipan sekaligus notulis, Siti Ma’rifah Yulianti, A.Md. sebagai Pranata Kearsipan sekaligus sekretariat, serta Febian sebagai teknisi kamera, kami disambut dengan hangat oleh Prof. Dr. Dadang Sunendar, M. Hum, tokoh UPI yang akan kami wawancarai.
Melalui wawancara yang berlangsung mulai dari pukul 13.30 s.d 14.30 WIB, kami dapat melihat betapa seorang Prof. Dr. Dadang Sunendar, M. Hum. yang hidup dilingkungan pendidikan memiliki komitmen dan kepedulian tinggi terhadap dunia pendidikan khususnya bahasa dan sastra, sosok ayah dan ibu Beliau merupakan seorang pendidik yang menjadi panutan sangat berpengaruh terhadap motivasi dan pola pikir Beliau. Walaupun menjadi dosen bukanlah masa depan yang Beliau cita-citakan, namun kebiasaan dan asuhan dari ayah dan ibu menjadikan Prof. Dr. Dadang Sunendar, M. Hum. seorang dosen yang sangat berpengaruh dari mulai Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Bandung hingga kini menjadi Universitas Pendidikan Indonesia.
Pendidikan formal yang pernah beliau tempuh yaitu S1 Pendidikan Bahasa Prancis pada IKIP Bandung lulus tahun 1987, S2 pada Jurusan Sastra dan Budaya Universitas Indonesia lulus tahun 1994, dan pendidikan S3 Beliau tempuh di UPI pada Jurusan Pengajaran Bahasa Indonesia lulus tahun 2001. Selain pendidikan formalnya, beliau juga mendapatkan banyak pengalaman belajar di luar negeri khususnya Prancis dengan biaya penuh dari pemerintah Prancis.
Pengalaman jabatan yang menjadi tugas tambahan dari UPI meliputi:
1. Ketua Dewan Guru Besar UPI th 2025-selesai
2. Ketua LPPM UPI 2021-2025
3. Kepala Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Kemendikbud 2019-2020 (eselon 1 A)
4. Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud 2015-2019 (eselon 1 A)
5. Wakil Rektor UPI Bidang Perencanaan, kemahasiswaan, kemitraan dan Usaha 2013-2015
6. Pembantu Rektor UPI bidang Kemahasiswaan dan Kemitraan 2010-2012
7. Direktur Direktorat Akademik UPI
8. Wakil Dekan bidang akademik dan kemahasiswaan Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni UPI
9. Ketua Prodi pendidikan bahasa Prancis
10. Ketua Program Studi Pendidikan bahasa Prancis Sekolah Pascasarjana UPI
11. Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Asing
12. Ketua Badan Pengurus Olah Raga Mahasiswa (BAPOMI) Jawa Barat
13. Pengajar pada program studi S1, S2, dan S3 FPBS dan Prodi Pendas Sekolah, prodi Bahasa Indonesia, Sekolah Pascasarjana UPI
Beliau berpesan agar menguasai bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, menguasai bahasa asing sebanyak mungkin, karena dengan menguasai bahasa maka kita juga bisa menguasai dunia. Beberapa terobosan dan prestasi beliau saat menjadi Kepala Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bersama tim meluncurkan kbbi versi daring/digital. Selain itu, bekerja sama dengan Kemeterian Agama meluncurkan terjemahan Al Quran. Di lingkungan UPI sendiri Beliau membuat terobosan dengan membangun Direktorat Akademik dengan kebijakan sebelumnya proses tes masuk UPI dilakukan oleh unit masing-masing (desentralisasi), kini jalur masuk ke Perguruan Tinggi UPI melalui seleksi terpusat atau sentralisasi.
Tentunya kiprah yang Beliau lalui bukanlah hal yang selalu mulus lancar dan tanpa hambatan, Meskipun begitu, Beliau berpesan agar dapat bekerja berprinsipkan kejujuran, kerja keras, serta santai tapi serius.(MR)