Kampus UPI Tasikmalaya Perkuat Kesiapan Unit Pengolah Melalui Bimtek dan Workshop Pengawasan Kearsipan 2026

Tasikmalaya, 6 Agustus 2026 — Arsip Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui Seksi Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan melanjutkan rangkaian kegiatan Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan Internal UPI Tahun 2026 di Kampus UPI di Tasikmalaya dengan menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pengelolaan Arsip dan Workshop Penilaian Mandiri Pengawasan Kearsipan Internal Tahun 2026 bagi Unit Pengolah (UP), Kamis (6/8/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan pada hari pertama. Fokus kegiatan diarahkan pada peningkatan pemahaman teknis pengelolaan arsip sekaligus kesiapan Unit Pengolah dalam memenuhi instrumen pengawasan kearsipan internal Tahun 2026.

Bimbingan teknis diikuti oleh staf program studi dan staf seksi sebagai Unit Pengolah di lingkungan Kampus UPI Tasikmalaya. Peserta mendapatkan penguatan mengenai pengelolaan arsip, penyiapan dokumen, serta pemenuhan bukti dukung yang diperlukan dalam proses penilaian mandiri.

Asep Mulyana, S.A.P., M.Pd., Kepala Seksi Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan, memberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan arsip sejak penciptaan hingga penataan dan penyimpanan. Pengelolaan arsip yang dilakukan secara sistematis akan memudahkan temu kembali informasi sekaligus memastikan tersedianya bukti kegiatan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Selanjutnya, Adhiyana Suryaning Putri, A.Md., Instruktur Kearsipan, memberikan pendampingan teknis melalui praktik pengisian instrumen dan penyiapan dokumen pendukung. Peserta diarahkan untuk memahami setiap butir instrumen serta memastikan bukti dukung yang disiapkan sesuai dengan kebutuhan penilaian.

Workshop juga menjadi ruang bagi peserta untuk melakukan penilaian mandiri terhadap kondisi pengelolaan arsip di unit masing-masing. Melalui proses tersebut, Unit Pengolah dapat mengetahui bagian yang telah terpenuhi maupun aspek yang masih perlu dilengkapi dan diperbaiki.

Pendekatan penilaian mandiri menjadi penting karena memberikan kesempatan kepada unit kerja untuk melakukan evaluasi secara lebih awal sebelum memasuki tahapan pengawasan. Pola pembinaan dan pendampingan seperti ini juga sejalan dengan pelaksanaan kegiatan pengawasan kearsipan internal UPI di unit kerja lainnya, yang menempatkan evaluasi, workshop, pemenuhan instrumen, dan perbaikan sebagai bagian dari rangkaian peningkatan kualitas kearsipan.

Dalam mendukung proses tersebut, Sibinwasartas UPI menyediakan matriks pemenuhan instrumen, data dukung Unit Pengolah, serta format dan contoh dokumen yang dapat digunakan oleh unit kerja sebagai referensi dalam memenuhi kebutuhan pengawasan kearsipan.

Melalui kegiatan ini, Unit Pengolah di Kampus UPI Tasikmalaya diharapkan semakin siap melaksanakan penilaian mandiri dan memenuhi instrumen Pengawasan Kearsipan Internal Tahun 2026. Lebih dari sekadar memenuhi instrumen penilaian, kegiatan ini diarahkan untuk membangun kebiasaan pengelolaan arsip yang tertib dan konsisten dalam pelaksanaan pekerjaan sehari-hari.(Asep Mulyana)

*Arsip Tertata, UPI Terjaga.*

Kembali