kunjungan SMK Handayani Banjaran Belajar Praktik Kearsipan Profesional di Universitas Pendidikan Indonesia
BANDUNG, 30 Januari 2026 Arsip Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menerima kunjungan dari SMK Handayani Banjaran pada Jumat (30/1/2026). Rombongan yang dipimpin oleh Elsa Sugita Khansa, S.Pd., Ketua Kompetensi Keahlian Manajemen Perkantoran, membawa 52 siswa kelas X untuk mempelajari langsung sistem pengelolaan kearsipan di institusi pendidikan tinggi.
Kunjungan ini disambut langsung oleh Kepala Arsip UPI, Dr. Rasto, M.Pd., yang juga merupakan dosen pengampu mata kuliah Elsa sewaktu masih menjadi mahasiswa. Suasana hangat dan kekeluargaan terasa kental sepanjang acara, mencerminkan hubungan erat antara UPI dengan para alumninya.
Dalam sambutannya, Dr. Rasto mengungkapkan kebanggaannya melihat alumni UPI berkarya di dunia pendidikan. Ia mengapresiasi dedikasi Elsa yang kini menjabat sebagai Ketua Kompetensi Keahlian Manajemen Perkantoran di SMK Handayani Banjaran.
Dr. Rasto juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang hadir dalam kunjungan ini. Di tengah tantangan profesi kependidikan saat ini, komitmen mereka untuk terus mengajar patut dihargai. Ia mengingatkan bahwa menjadi guru memerlukan keikhlasan dan dedikasi yang tinggi.
Dr. Rasto menjelaskan bahwa Arsip UPI merupakan salah satu dari empat jenis lembaga kearsipan di Indonesia sesuai Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan. Keempat lembaga tersebut adalah Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Arsip Pemerintah Provinsi, Arsip Pemerintah Kabupaten/Kota, dan Arsip Perguruan Tinggi.
Sebagai lembaga kearsipan perguruan tinggi, Arsip UPI memiliki peran strategis dalam pengelolaan dan pelestarian arsip di lingkungan kampus. Kunjungan seperti ini sejalan dengan komitmen UPI untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan institusi pendidikan lain, khususnya dalam bidang manajemen kearsipan dan perkantoran yang menjadi tulang punggung administrasi organisasi.
Elsa Sugita Khansa menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya SMK Handayani Banjaran untuk memberikan pembelajaran kontekstual bagi siswa. Para siswa yang hadir adalah angkatan pertama program keahlian Manajemen Perkantoran yang telah dibekali teori dasar pengelolaan dokumen di sekolah.
Keterbatasan fasilitas, ruang, dan waktu di sekolah menjadi latar belakang pentingnya kunjungan ini. Para siswa membutuhkan paparan langsung terhadap praktik kearsipan yang diterapkan di institusi besar seperti UPI.
"Kami ingin meningkatkan skill dan pengetahuan siswa dalam manajemen kearsipan. Di sekolah, pembelajaran masih terbatas dari segi fasilitas, tempat, dan waktu. Siswa hanya mendapat teori-teori dasar. Kami ingin mereka melihat langsung implementasi kearsipan yang sesungguhnya," ujar Elsa.
Menurutnya, kunjungan ke Arsip UPI menjadi percepatan bagi siswa kelas X untuk memahami hubungan antara teori yang dipelajari di kelas dengan implementasinya di dunia kerja. Pengalaman ini diharapkan dapat memperkaya wawasan dan keterampilan praktis mereka Lebih dari sekadar kunjungan, SMK Handayani Banjaran berharap dapat menjalin kerja sama berkelanjutan dengan UPI. Elsa menyampaikan harapannya agar ke depan terjalin kolaborasi dalam berbagai bentuk, mulai dari kunjungan industri rutin hingga program Praktik Kerja Lapangan (PKL) atau magang bagi siswa.
"Mudah-mudahan ke depannya antara SMK Handayani Banjaran dengan UPI bisa terus bekerja sama, baik untuk kunjungan industri maupun penerimaan siswa yang bisa PKL atau magang di sini. Tidak menutup kemungkinan juga untuk guru-guru ada kesempatan mengembangkan skill dan melanjutkan pendidikan S2 di UPI," harap Elsa.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang Pengelolaan dan Pelestarian Arsip Statis yang disampaikan oleh Saepuddin, S.I.P., Kepala Seksi Pengelolaan dan Pelestarian Arsip Statis Arsip UPI. Materi ini memberikan pemahaman mendalam kepada siswa tentang bagaimana arsip yang memiliki nilai guna berkelanjutan dikelola dan dilestarikan di perguruan tinggi.
Sebagai penutup kegiatan, para siswa dan guru berkesempatan mengunjungi depot arsip yang terletak di Gedung Arsip Universitas UPI. Kunjungan lapangan ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk melihat bagaimana arsip disimpan, dirawat, dan dikelola secara profesional dalam skala institusi besar.
Di depot arsip, para siswa dapat mengamati berbagai jenis arsip, sistem penyimpanan, serta teknologi yang digunakan dalam preservasi dokumen. Pengalaman ini memberikan gambaran nyata tentang tantangan dan tanggung jawab seorang profesional di bidang kearsipan.
Kunjungan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa SMK Handayani Banjaran untuk terus mengembangkan kompetensi mereka di bidang manajemen perkantoran dan kearsipan. Kerja sama antara perguruan tinggi dan sekolah menengah kejuruan seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia dan mempersiapkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja.(AT)