Tingkatkan Kompetensi Siswa, SMKN 1 Cugenang Studi Banding ke Arsip Universitas Pendidikan Indonesia
Bandung, 20 Mei 2026-
Arsip Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menerima kunjungan studi banding dari SMKN 1 Cugenang, Cianjur, dalam rangka pengenalan sistem kearsipan di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Pascasarjana Baru Lantai 7 (tujuh) ini dihadiri oleh Dr. Rasto, M.Pd. ( Kepala Arsip Universitas ), Dr. Yudi Kusumah, M.Pd. ( Kepala Seksi Pengelolaan dan Pelestarian Arsip ), Tim Seksi PPA, Tim Seksi Adum, 46 (ermpat puluh enam) siswa dan 9 (sembilan) guru dari Jurusan Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB), dengan mata pelajaran kearsipan sebagai salah satu fokus utama kurikulum mereka.
Dalam sambutannya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 1 Cugenang, Abadulrahim Silalahi, S.T.M.P.D., menyampaikan bahwa kunjungan ini memiliki tiga harapan besar: menambah wawasan dan semangat para siswa, memberikan gambaran nyata tentang penerapan sistem kearsipan di dunia profesional, serta mempererat tali silaturahmi antara lembaga pendidikan menengah kejuruan dan perguruan tinggi. Ia juga mengungkapkan harapannya agar kunjungan ini dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan di UPI.
“Kami berharap kunjungan ini dapat menambah wawasan dan semangat, sekaligus memberikan motivasi nyata kepada para siswa tentang bagaimana sistem kearsipan diterapkan di dunia professional”, ( Abadulrahim Silalahi, S.T.M.P.D., Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 1 Cugenang).
Menyambut rombongan, Kepala Arsip Universitas UPI, Dr. Rasto, M.Pd., memberikan pemaparan mengenai peran dan kedudukan Lembaga Kearsipan Perguruan Tinggi (LKPT) dalam ekosistem kearsipan nasional. Ia menjelaskan bahwa di Indonesia terdapat empat jenis lembaga kearsipan: ANRI, Lembaga Kearsipan Provinsi, Lembaga Kearsipan Kabupaten/Kota, dan LKPT. Arsip UPI sendiri berfungsi sebagai LKPT dan menjadi salah satu dari tiga lembaga kearsipan perguruan tinggi yang meraih peringkat tertinggi, yakni Unggul AA, bersama Universitas Gadjah Mada dan Universitas Airlangga.
Setelah pemaparan profil dan struktur organisasi, Dr. Rasto, M.Pd. menyampaikan materi utama berjudul "Memori, Identitas, dan Masa Depan: Eksistensi dan Peran Strategis Lembaga Kearsipan Perguruan Tinggi (LKPT) di Era Digital". Materi ini mengajak peserta untuk memahami kearsipan bukan semata sebagai aktivitas menyimpan dokumen, melainkan sebagai fondasi intelektual dan identitas sebuah institusi.
"Ini bukan lagi soal menyimpan kertas. Ini adalah waktunya membangun infrastruktur pelestari masa depan yang adaptif, dipercaya, dan berdampak", Ujar Dr. Rasto, M.Pd., Kepala Arsip Universitas UPI
Dalam kesimpulannya, Dr. Rasto, M.Pd. menegaskan bahwa ketiadaan LKPT akan berakibat pada hilangnya warisan tak tergantikan, mandeknya riset primer, runtuhnya akuntabilitas institusi, dan terkikisnya identitas perguruan tinggi itu sendiri. Karena itu, eksistensi LKPT dinilai terlalu berharga untuk diabaikan, terlebih di era digital yang menuntut pengelolaan arsip yang lebih adaptif dan berdampak luas.
Kegiatan kunjungan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusias. Para siswa dan guru turut aktif dalam sesi tanya jawab, menunjukkan minat yang tinggi terhadap dunia kearsipan di jenjang yang lebih tinggi. Kunjungan ini diharapkan menjadi jembatan yang menginspirasi generasi muda untuk turut serta menjaga memori dan identitas bangsa melalui dunia kearsipan. (SM)